Sejarah

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Di Indonesia sendiri koperasi sudah diusahakan sejak zaman pendudukan Belanda, tetapi baru terlihat hasil nyatanya setelah diadakan kongres anggota koperasi pada tahun 1947 dan 1953. Bagaimana koperasi bisa terbentuk sekarang ini ? yuk kita lihat gimana sejarahnya.

SEJARAH PERKOPERASIAN

Koperasi pertama muncul di Eropa pada saat terjadinya revolusi industri. Koperasi sendiri berasal dari kata Cooperation atau dalam bahasa Indonesia artinya bekerjasama. Pada saat revolusi industri, kebanyakan para pemegang alat produksi berlaku serakah dengan memberikan upah yang kecil dan jam kerja yang panjang bagi para pekerjanya, sehingga menimbulkan gerakan dari para pekerja untuk menyejahterakan diri mereka.

  • Di Inggris

Gerakan ini diawali oleh Robert Owen. Owen yang memiliki sebuah pabrik yang berusaha membuat para pekerjanya sejahtera, dengan memberikan bayaran yang cukup dan jam kerja yang tidak terlalu panjang. Selain itu dia juga mendorong para pegawainya untuk bekerja bersama, dan mencetuskan istilah cooperation. Sehingga pada akhirnya dia mendapat julukan sebagai bapak koperasi dunia.

Dengan Bekerjasama Maka Tujuan Akan Mudah Tercapai, Memindahkan Snorlax Tidur Misalnya (sumber: Giphy.com)

Konsep koperasi yang mirip seperti di Indonesia juga telah muncul di Inggris sejak dahulu. Willian King, membuat sebuah gerakan dimana dia mengumpulkan modal dari para buruh dan membuka toko untuk buruh membeli kebutuhan sehari-hari mereka dengan harga yang murah. Keuntungan yang di dapat dari toko tersebut kemudian digunakan untuk memperbaiki kesehatan dan tempat tinggal para buruh.

  •  Di Perancis

Di Perancis sendiri gerakan perkoperasian dimotori oleh Charles Fourier, karena adanya rasa tidak puas pada sistem kapitalis, Fourier akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah konsep yang disebut phalanstery. Melalui konsep ini, suatu daerah yang berisikan keluarga buruh, bisa menghasilkan sendiri segala apa yang dibutuhkan dan memiliki alat produksi sendiri untuk kepentingan bersama.

  • Di Indonesia

Di Indonesia gerakan koperasi dimulai di Purwokerto tahun 1896 dengan nama Hulp-En Spear Bank (bank pertolongan dan simpanan) yang didirikan oleh R.A Wiriaatmadja. Bank ini bertujuan untuk menolong para pegawai negeri. Tetapi usaha ini tidak bertahan lama karena tindakan politik pihak Belanda.

12 Juli 1947 di Tasikmalaya, seluruh gerakan koperasi Indonesia mengadakan kongres, salah satu keputusannya adalah menetapkan 12 Juli sebagai hari koperasi. Gerakan ini mengadakan kongres kembali pada tahun 1953 dan menetapkan bapak Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

Koperasi mendapatkan ketetapan hukumnya pertama kali dari UU no. 12 tahun 1967 tentang pokok perkoperasian. Kemudian terjadi penyesuaian dalam UU no. 25 tahun 1992 yang dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Pada tahun 2012, Kementerian Koperasi dan UKM mengesahkan UU no. 17 tahun 2012. Tetapi karena dianggap tidak bersifat kekeluargaan dan lebih bersifat korporasi, maka UU tersebut kemudian dibatalkan. Maka sampai sekarang ketetapan hukum sebagai pelaksanaan koperasi tetap berpegangan pada UU no. 25 tahun 1992.

Seperti yang kamu ketahui, bahwa koperasi berasaskan kekeluargaan. Hal ini tertuang dalam UU no. 25 tahun 1992. Dalam pasal 2 UU tersebut menyebutkan bahwa koperasi berlandaskan atas asas kekeluargaan. Asas ini sesuai dengan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Koperasi sebagai suatu usaha bersama, harus mencerminkan ketentuan-ketentuan sebagaimana dalam kehidupan keluarga.